HJS Sibolga ke 319, Para Pelajar Berlari Cepat Hingga Ibu-ibu Bermain Terompah

oleh
Wali Kota Sibolga lepas lomba lari 5 kilometer tingkat pelajar di HJS Sibolga ke 319. Foto/ Dokumentasi Diskominfo Kota Sibolga.

Rakyatsumut.com – Kemeriahan berbagai kegiatan menjelang Hari Jadi Sibolga (HJS) Sibolga yang menginjak usia ke 319 terus berlangsung. Senin (25/3/2019) rangkaian iven dilanjutkan dengan menggelar lomba lari tingkat pelajar.

Lomba lari berjarak 5 kilometer ini diikuti 513 peserta terbagi dalam 4 kategori, antar Pelajar Putra SMP Sederajat yang diikuti sebanyak 239 peserta, antar Pelajar Putri SMP Sederajat diikuti 74 peserta, antar Pelajar Putra SMA Sederajat diikuti 189 peserta dan antar Putri SMA Sederajat diikuti 85 peserta.

“Lomba ini memperebutkan total hadiah Rp56.000.000,” kata Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Sibolga Haslan Effendi.

Wali Kota Sibolga Syarfi kepada pelajar sesaat sebelum melepas lomba memberi nasehat. Ia berpesan peserta lomba untuk menjauhi dan tidak menggunakan Narkoba, Lem Kambing, Minuman Keras dan sejenisnya.

“Segera laporkan kepada guru jika di sekolah dan kepada orang tua, atau bahkan kepala lingkungan jika di sekitar rumah dan di sekolah mengetahui ada penggunaan dan peredaran Narkoba, Lem Kambing dan minuman keras,” kata Syarfi.

Tuntas menggelar lomba lari tingkat pelajar, kegiatan dilanjut dengan lomba unik yang pesertanya para ibu-ibu. Yakni lomba Terompah atau permainan olahraga tradisional yang mempergunakan kayu panjang sebagai medianya.

Wali Kota Solok Zul Efian Dt Tianso saat melepas lomba Terompah yang diikuti peserta ibu-ibu. Foto/ Dokumentasi Diskominfo Kota Sibolga

Sejumlah ibu-ibu berdiri di atas kayu dengan berbaris. Lomba ini mengadu kecepatan dan kekompakan berjalan serentak menuju garis finish dalam yang telah ditentukan. Kian menarik, saat Wali Kota Solok Zul Efian Dt Tianso yang diketahui datang ke HJS Sibolga menjadi sosok yang melepas lomba tersebut.

Lomba Terompah berhasil menyedot perhatian para pengunjung HJS Sibolga. Yel-yel dukungan diteriakkan para peserta. Para pengunjung juga terhibur saat ada peserta yang terjatuh, meski kemudian bangkit kembali dan menuntaskan perjalanan menuju garis akhir.

Laporan: Oktaf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *