Tapanuli Tengah, Habitat Burung Rangkong Paruh Putih

oleh
Seekor burung Rangkong Paruh Putih bertengger di pohon tinggi di hutan kawasan Labuan Angin, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Foto: Rakyatsumut.com/ Damai

Rakyatsumut.com, Siapa mengira, gugusan hutan di Pantai Barat Sumatera Utara menjadi habitat yang subur bagi spesies Burung Rangkong berjenis Paruh Putih.

Penelusuran Rakyatsumut.com, beberapa titik hutan di Tapanuli Tengah, ditemukan keberadaan burung yang kini terancam punah karena perburuan liar.

Misalnya di hutan Labuan Angin, Kecamatan Tapian Nauli, di hutan jalan alternatif Rampa-Poriaha dan di Hutan perbukitan Kecamatan Tukka.

Teranyar, Rakyatsumut.com menelusuri keberadaan burung ini di hutan Labuan Angin, akhir pekan lalu. Beberapa ekor ditemukan terbang rendah di pepohonan di pinggir jalan.

Burung Rankong Paruh Putih di Hutan Labuan Angin. Foto: Rakyatsumut.com/ Damai

“Memang disitu makanannya, makanya sering nampak,” kata Simanjuntak, seorang warga sekitar yang setiap hari mengangon Kerbau di wilayah itu.

Benar saja, seekor Burung Rangkong berhasil diabadikan saat bertengger di pepohonan. Tak lama ia terbang sejarak 500 meter melintasi areal Latihan Militer yang dibangun Pangkalan Angkatan Laut. Burung itu kemudian berhenti di pohon lain.

Di sana, sekitar 3 ekor burung lain juga sedang bertenger. Suaranya berisik bersahut-sahutan mirip suara Babi Hutan.

Rakyatsumut mencoba menunggu di tepian jalan di lokasi yang menurut warga sering tempat Burung Rangkong memakan buah. Di sana 3 ekor burung terbang hilir mudik meski tak sempat singgah di pohon tepi jalan dimana banyak buah yang menjadi makanan burung khas Asia itu.

“Maupun turun ke tanah, kayak bebek lah kami tengok, dah biasa kami,” kata Manullang, warga lain yang melintas.

Beruntung, kehidupan burung yang masuk dalam keluarga Bucerotidae (julang, enggang, dan kangkareng) ini masih terbilang aman. Pengakuan Manullang, dirinya belum pernah mendengar terjadi perburuan Burung Rangkong.

“Belum pernah terdengar ada yang buru,” katanya.

Indonesia menjadi wilayah dimana habitat dan populasi Rangkong terbesar di Asia. Di hutan Sumatera, disebut sebagai habitat terlengkap keberadaan burung ini, termasuk hutan Batangtoru yang memanjang hinga ke wilayah Tapanuli Tengah.

“Kalau penyebaran (burung Rangkong) memang Hutan Batangtoru masuk,” kata Seno Pramudita, BKSDA Wilayah II, Sumatera Utara kepada Rakyatsumut.com, Senin (27/1/2020).

Diketahui terdapat 13 jenis Burung Rangkong di Indonesia. Semua jenis ini dilindungi UU No 5 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan PP No 7 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

“Pada prinsipnya rangkong merupakan satwa yang dilindungi sehingga perlu upaya konservasinya. Diimbau, agar tidak melakukan kegiatan perburuan terhadap burung rangkong ini, perlu kepedulian semua pihak demi kelestariannya,” kata Seno.

Laporan: Damai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *