Virus Korona Terus Renggut Nyawa di Tiongkok

oleh
Ilustrasi virus corona. Foto: istimewa

Rakyatsumut.com, Virus Korona terus mewabah dan merenggut nyawa warga di Republik Rakyat Tiongkok.

Pemerintah Indonesia mengaku terus mengikuti perkembangan isu tersebut untuk menyiapkan langkah-langkah antisipasi.

Informasi diterima Rakyatsumut.com, Senin (27/1/2020) dari pernyataan resmi Kementrian Luar Negeri menyebutkan, Komisi Kesehatan Nasional RRT (NHC) menyebutkan, pada tanggal 26 Januari 2020 pukul 13:48 WIB, perkembangan new coronavirus (2019-nCoV) di RRT semakin mengkhawatirkan.

Disebutkan, total pasien terinfeksi di negara itu sebanyak 2.762, terduga terunfeksi sebanyak 5.794, pasien meninggal 80 orang dan wilayah terjangkit sebanyak 29 provinsi dari 31 provinsi atau kota di Tiongkok.

“Pemerintah RRT melakukan kebijakan karantina di 15 kota di Provinsi Hubei,” sebut siaran resmi itu.

Disebutkan, jumlah WNI yang berada di daerah karantina sebanyak 243 orang dan didominasi mahasiswa. Tersebar di beberapa kota, yakni Wuhan, Xianing, Huangshi, Jingzhou, Xianyang, Enshi dan Shiyan.

“Saat ini seluruh WNI tersebut dalam keadaan baik, sehat dan tidak ada yang terjangkit 2019-nCoV,” sebut siaran itu.

Kemlu RI, KBRI Beijing dan Persatuan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT) telah membangun jalur komunikasi melalui grup wechat untuk berkomunikasi dan memonitor keadaan WNI dan memberikan bantuan yang diperlukan.

“KBRI Beijing sedang mengupayakan bantuan logistik bagi WNI yang berada di daerah karantina. Kordinasi dengan otoritas RRT mengenai bantuan logistik sedang dilakukan,” ungkap siaran itu.

Telah dilakukan pula video conference antara Kemenlu, Kemenkes, KBRI Beijing dan sejumlah KJRI. Video konference juga membahas upaya evakuasi para WNI.

Siaran resmi itu juga menyebutkan imbauan kepada WNI di RRT agar meningkatkan kehati-hatian dan melakukan upaya pencegahan. Misalnya menjaga stamina, menggunakan masker, menghindari keramaian dan menjalin komunikasi dengan KBRI setempat.

Laporan: Damai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *