Ayah Tega Setubuhi Dua Putri Kandungnya, Berikut Motifnya

oleh

Rakyatsumut.com, Seorang Ayah bernama Muhtar bin Mukar (55) warga Dusun Tawing, RT 31 RW 09 Desa Ngadisuko, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek tega mencabuli dua orang putri kandungnya inisial Bunga dan Mawar.

Menurut penjelasan Kapolres Trenggalek, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak Sik, M.H. Tersangka mengakui bahwa telah melakukan persetubuhan terhadap korban yang merupakan anak kandungnya sendiri sebanyak 3 (tiga) kali, yang terakhir terjadi pada bulan November tahun 2018 di ruang tamu rumah Saudarinya bernama Suratin alamat Dusun Telan RT 19 RW 06, Desa Ngadisuko, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek.

“Pertama terjadi bulan April 2017 dikamar tidur milik pelaku sekitar pukul 20.00 WIB, kedua dilakukan oktober 2018 diruang kamar tidur milik Suratin sekitar pukul 23.00 WIB dan ketiga kalinya dilakukan diruang tamu rumah Suratin sekitar pukul 02.00 WIB,” ungkapnya, Jumat (24/1/2020).

Kapolres menjelaskan, pihak kepolisian menyita barang bukti dari korban berupa hasil Vissum et Repertum korban tanggal 11 Maret 2019 di RSUD dr. Soedomo Trenggalek, kemudian satu lembar salinan Kartu Keluarga dengan nama kepala keluarga MUHTAR.

“Polres Trenggalek tidak akan mentolelir semua bentuk kejahatan yang meresahkan warga masyarakat Trenggalek. Dan akan dilakukan Proses hukum hingga tuntas dan warga merasa aman dan nyaman,” tegasnya.

Pelaku mengaku perbuatan tidak terpuji itu dilakukan karena kondisi keluarga dengan istri keduanya yang bernama Ismiyah tidak harmonis hingga pisah ranjang dan tersangka tidak bisa memenuhi hasrat seksualnya sehingga tidak bisa mengontrol hawa nafsunya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 76 D Jo. Pasal 81 ayat (2) UURI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan perppu UURI No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua UURI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang dan/atau pasal 290 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana minimal 5 tahun paling lama 15 tahun penjara.

Laporan: Rommy/ WA Group

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *