Bupati Bakhtiar di Paripurna Hari Jadi Tapteng Ungkap ‘Perang’ Dengan Narkoba

oleh
Suasana Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi Tapteng ke 74 di Ruang Paripurna DPRD Tapteng saat Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani berpidato. Foto Rakyatsumut.com

Rakyatsumut.com, Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani menyampaikan pidatonya di Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Pemerintah Tapteng ke 74, Sabtu (24/8/2019).

Di hadapan Jajaran anggota DPRD dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati Bakhtiar kembali mengungkap keseriusannya ‘perang’ terhadap Narkoba.

Bakhtiar mengatakan, peredaran Narkoba kian mengkhawatirkan, apalagi dengan munculnya dugaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sebagai sumber peredaran barang haram itu.

“Patut diduga bahwa di Lapas ada bandar yang bermain dan menjadi pengedar Narkoba, karena itu pak Kajari dan Polisi, kami minta agar ini ditindak dan ditelusuri sampai ke akar-akarnya,” tegas Bupati.

Bakhtiar mengaku, penyalahgunaan Narkoba sudah menyasar ke banyak institusi, termasuk jajaran pegawai negeri sipil, bahkan aparat penegak hukum.

“Tidak tertutup kemungkinan ada PNS kami yang terlibat narkoba. Tidak tertutup kemungkinan juga ada aparat Polisi dan TNI. Narkoba sekarang sudah jadi tren, ini luar biasa,” ungkapnya.

Dia juga mengungkap intervensi yang coba diarahkan ke dirinya agar tidak lagi getol mendorong pemberantasan Narkoba. Termasuk dari media sosial.

“Ada bandar yang membiayai grup-grup facebook untuk merongrong pembangunan di Tapteng. Ada yang bilang, kalau ketua tidak lagi menyerang narkoba dan tempat maksiat, maka tidak akan ada lagi yang menyerang ketua di facebook,” bebernya.

“Saya jawab, rakyat yang memilih saya bukan facebook. Bupati tidak bupati sama saja, yang penting kami akan terus berbuat yang terbaik buat tanah kelahiran kami,” timpalnya.

Diketahui, peringatan HUT Tapteng ke 74 digelar dengan berbagai rangkaian, lomba, bazar dan berbagai event lainnya. Hari ini menjadi puncak rangkaian acara tersebut. Selain Paripurna Istimewa, sejumlah kegiatan digelar di antaranya pelepasan Devile Mobil Silua Hasil Bumi dan Karnaval Mobil Hias, penyampaian Silua hasil bumi, dari 20 Kecamatan, penyerahan hadiah kepada mahasiswa dan mahasiswa miskin dan berprestasi yang kurang mampu sebanyak 20 orang dan berbagai agenda lainnya.

Rangkaian acara akan ditutup dengan hiburan rakyat yang menyuguhkan artis-artis lokal dan artis Jakarta, di antaranya Band Radja dan artis dangdut Maya KDI.

Laporan: Oktaf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *