Jamil Dukung Tuntutan Nelayan: Hentikan Pasokan Ikan Jalur Darat

oleh
Jamil Zeb Tumori. Dok pribadi

Rakyatsumut.com, Pimpinan Sementara DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumori mengaku mendukung tuntutan para nelayan yang berunjukrasa beberapa hari lalu dan menuntut penghentian masuknya ikan ke Sibolga melalui jalur Darat.

Jamil menyebut tuntutan STM Nelayan Bersatu Sibolga-Tapteng itu sangat logis. Menurutnya, jika kapal-kapal dari luar Sibolga-Tapteng bersandar dan bongkar serta muatnya di Sibolga-Tapteng, efek dominonya sangat baik bagi perekonomian rakyat.

“Berapa banyak rakyat Sibolga-Tapteng yang mendapatkan rezeki dari situ. Tukang Bongkar, Tukang Pilih, Tukang Timbang, Abang Becak, dan lain sebagainya. ABK Kapal, paling tidak menginap dua malam di Sibolga menunggu jadwal keberangkatan kapal, tentu akan meramaikan Rumah Makan dan berbagai usaha lainnya. Ekonomi Sibolga-Tapteng akan meningkat jika ini terjadi,” urai Jamil kepada awak media di Sibolga, Senin (9/9/2019).

Sebelumnya Jamil menuturkan, yang terjadi selama ini, masuknya ikan dari Aceh, Tanjung Balai, Belawan, Padang dan Batu Bara ke kota Sibolga menggunakan Jalur Darat, yakni menggunakan Thermoking dan Mobil Box.

Ia bersepakat dengan pernyataan nelayan, kondisi ini berdampak buruk ke perekonomian masyarakat. “Ini hanya menguntungkan segelintir pihak,” terang Jamil.

Sementara itu ketua DPD Golkar Sibolga ini mengungkapkan apresiasinya terhadap Pemkab Tapteng yang mengakomodir para nelayan belum lama ini. Ia pun berharah Pemko melakukannya.

“Semboyan saya, dont stop commandant itu kan bermakna tiada kata berhenti untuk kesejahteraan rakyat, jadi pasti saya dukung penuh hal ini. Saya berharap akan ada Badan Kerjasama Antar Daerah (BKAD) sebagai tindak lanjut hal ini, sehingga simbiosis mutualisme antara Sibolga-Tapteng dengan daerah Aceh, Tanjung Balai, Belawan, BatuBara dan Padang dapat terwujud,” tutupnya.

Laporan: Oktaf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *