Kepala BKD Tapteng: Eliza Mengaku Lulusan S1 Seni Musik Dalam Surat Permohonanya  

oleh
Kepala BKD Tapteng, Yetti Sembiring saat menunjukkan surat permohonan Liza Eliza.

Rakyatsumut.com – Untuk meluruskan berbagai tudingan masyarakat tentang Eliza Imelda yang dinyatakan lulus ujian cpns tetapi akhirnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh MenpanRB dalam seleksi ujian cpns tahun 2018.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tapteng, Yetti Sembiring menjelaskan, bahwa pendaftaran CPNS tahun 2018 yang diikuti Eliza Imelda dan rekan rekannya adalah sistim online melalui website sscn bkn yang dilakukan secara Nasional. Dalam lamaran, Eliza Imelda dalam surat permohonannya menuliskan, bahwa dia adalah S1 lulusan Pendidikan Seni Musik bukan S1 Seni Musik Gereja.

“Dalam surat permohonannya jelas dibuat S1 lulusan seni musik yang dilengkapi dengan meterai. Kami menjalankan aturan sesuai petunjuk teknis penerimaan pegawai, tidak pernah membuat keputusan secara sepihak,” jelasnya, Sabtu (9/11/2019).

Yetti menerangkan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya agar Eliza Imelda salah seorang peserta CPNS yang dinyatakan lulus ujian, diterima dan dikeluarkan Nomor Induk Pegawai (NIP) atas nama Eliza Imelda. Namun, MenpanRB tidak menghiraukan permohonan BKD Tapteng, serta kembali menegaskan, kalau Eliza Imelda dinyatakan TMS.

“Kita sudah memproses permohonan mengakomodir Liza Imelda pada bulan Februari, dan keputusan BKN tetap sama, lalu kita melayangkan surat kepada Eliza Imelda. jadi keputusan ada ditangan BKN Pusat bukan BKD Tapteng,” tegas Yetti Kepala BKD Tapteng yang didampingi Kabag Humas Tapteng, Darwin Pasaribu dan Kadis Kominfo Tapteng, Dedi Pasaribu.

Diketahui, dalam acara Hotman Paris Show disalah satu tv swasta, Eliza Imelda mengaku dimintai uang sebesar Rp30 juta oleh oknum BKD Tapteng, agar dirinya dibantu dalam pengurusan berkasnya yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sesuai surat pemberitahuan BKD Tapteng.

“Diminta uang oleh oknum BKD untuk mengurus berkas, saya tidak berhasil mendapat uang itu, makanya jadi susah,” jelasnya saat acara.

Atas pernyataan Eliza Imelda, Kepala BKD Tapteng dengan tegas mengatakan, kalau pihaknya tidak pernah meminta uang kepada Eliza Imelda. Kami juga meminta Eliza Imelda membuktikan ucapannya, dan jika tidak terbukti, pihaknya akan melaporkan balik Liza Imelda.

“Tidak benar, saya pastikan tidak ada yang meminta uang. Untuk mengakomodir Eliza Imelda masuk sebagai PNS sesuai formasinya sudah kami layangkan bulan Februari, dan Eliza Imelda baru melakukan upaya keberatan pada bulan April. Kami sudah duluan melakukan upaya, agar NIP saudari Eliza Imelda dikeluarkan,” jelas Yetti.

Laporan: Rommy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *