Kuliner Akan Menjadi Daya Tarik Wisatawan di Danau Toba

oleh
Foto Ilustrasi Danau Toba./ internet.

Rakyatsumut.com – Basar Simanjuntak, Direktur Pemasaran Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), mengaku akan menyuguhkan berbagai terobosan disetiap event yang digelar di Danau Toba.

Terobosan ini, berupa suguhan kuliner dalam setiap event yang digelar. Terobosan ini pun mulai diperagakan dalam pelaksanaan Lake Toba Chinese New Year Splendor di Pantai Bebas, Parapat, pada 6-9 Februari 2019.

“Di samping bertema Imlek, konsep kegiatan ini juga memiliki tema kuliner. Rencana ke depan, meski ada tema-tema tertentu tetapi harus ada side event kuliner,” ungkapnya , Jumat (8/2).

Selama empat hari pelaksanaan Lake Toba Chinese New Year Splendor, semua kebutuhan kuliner di arena acara disediakan oleh deretan food truck. Menurutnya, ketersediaan kuliner sesuatu yang sangat penting dalam penyelenggaraan setiap event pariwisata.

“Tentu dengan berbagai macam kuliner, baik makanan dan miniman, serta terjamin kesehatannya,” kata Basar.

Katanya, kuliner-kuliner yang akan disediakan juga ada yang bertaraf internasional, kita tidak hanya menggandeng provinsi-provinsi yang ada di Indonesia, tetapi turut serta Negara diluar Indonesia.

“Tentu tanpa mengurangi ciri khas kuliner masyarakat sekitar Danau Toba. Kami dari BPODT sangat berharap, masyarakat setempat lebih meduli dengan masakan khas daerah yang bervariasi, bersih, serta halal,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan terobosan baru dari BPODT pada tahun ini dalam pengembangan pariwisata Danau Toba. Mereka meyakini aspek kebaruan menjadi salah satu kiat yang efektif untuk menarik kunjungan wisatawan.

“Belum lama ini saya bertemu dengan beberapa wisatawan Malaysia. Mereka sudah tahu dan pernah datang ke Parapat 30 tahun lalu. Dan setelah sekian lama, sekarang mereka datang lagi karena mendengar sudah ada yang baru dan banyak yang mulai dibangun. Mereka tahunya dari media massa, medis sosial dan blog-blog. Padahal ini baru dimulai, masih pemanasan, tetapi mereka melihat sudah ada perubahan,” pungkasnya.

Laporan: oktaf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *