Nias Barat Gandeng PDAM Tirtanadi, Hadirkan Air Bersih untuk Rakyat

oleh
Pertemuan Pemkab Nias Barat dan PDAM Tirtanadi terkait penyediaan air bersih. Foto/ dok

Rakyatsumut.com – Pemerintah Kabupaten Nias Barat menggandeng PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara untuk menghadirkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Upaya ini diawali dengan surat Bupati Nias Barat Faduhusi Daely kepada Dirut PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo beberapa waktu lalu. Dalam surat bernomor : 050/2610/Bappeda tanggal 16 Oktober 2018 tersebut, Nias Barat mengajukan permohonan kerja sama antara Pemkab Nias Barat dengan PDAM Tirtanadi.

Menyusul, surat tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pertemuan Bupati Nias Barat dengan Dirut PDAM Tirtanadi di Kantor Pusat PDAM Tirtanadi Jl. SM Raja No. 1 Medan, Kamis (6/12) lalu.

Bupati Faduhusi mengungkapkan keinginan pihaknya agar PDAM Tirtanadi bersedia mengelola penyediaan air bersih di Kabupaten Nias Barat. Keinginan tersebut menyusul Pemkab Nias Barat yang belum memiliki teknologi dan sumber daya manusia yang handal untuk mengoperasikan teknologi pengolahan dan pendistribusian air bersih.

“Ini juga merupakan salah satu visi misi Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat 2016 – 2021. Namun karena Pemkab Nias barat memiliki keterbatasan dibidang Teknologi, SDM dan Financial maka kami berkeinginan menggandeng PDAM Tirtanadi untuk membantu kami mengelola air bersih di Nias Barat sekaligus hal ini dapat kami manfaatkan sebagai sarana alih teknologi nantinya,” bebernya.

Bupati menyampaikan, pihaknya memiliki instalasi pengolahan air dan jaringan pipa yang di bangun BRR usai gempa melanda Nias beberapa tahun lalu. Namun instalasi tersebut hingga saat ini belum difungsikan.

Dirut PDAM Tirtanadi mengatakan, secara prinsip pihaknya siap membantu daerah-daerah khususnya di Sumatera Utara dalam hal penglolaan air bersih. Kendati ia mengingatkan, kesiapan itu tentu saja harus disepakati bagaimana bentuk kerja samanya serta adanya persetujuan Gubernur Sumatera Utara.

“PDAM Tirtanadi pada prinsipnya siap membantu, namun harus ada izin Gubernur Sumatera Utara dan model atau sistem kerja samanya secara gotong royong mengingat belum ada PDAM di Kabupaten Nias Barat,” kata Sutedi.

Menindaklanjuti pertemuan itu, kedua belah pihak menyepakati bahwa Pemkab Nias Barat dan PDAM Tirtanadi akan merencanakan pembangunan sarana air bersih dalam 2 bulan ke depan.

Survey lapangan akan dilaksanakan pada tanggal 12 hingga 15 Desember 2018 untuk menentukan sumber air baku yang akan diambil terutama mencari mata air yang dapat menjadi sumber air baku karena biaya pengolahannya lebih murah dari pada air permukaan (sungai).

(Oktaf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *