PT Toba Sorimi dan PT Horizon Dilarang Beroperasi, Menyebabkan Bau Hingga Tak Miliki Izin

oleh
Kadis Perizinan Tapteng (posisi tengah mengenakan batik coklat), didampingi Kabag Humas Tapteng Darwin Pasaribu (kiri foto) dan Kadis Lingkungan Hidup Tapteng Arsyad Hasibuan (kanan foto). Foto istimewa

Rakyatsumut.com, Dua perusahaan yang bergerak di pengolahan ikan di Kelurahan Pondok Batu, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara menjadi sorotan. Dinas Perizinan setempat menyebut kedua perusahaan itu dilarang sementara beroperasi.

“Untuk saat ini kita melarang perusahaan itu beroperasi menunggu hasil pemeriksaan dari Polda keluar, dan yang menentukan tutup atau tidaknya perusahaaan itu biar Polda yang memutuskan,” kata Kadis Perizinan Tapteng, Erwin Marpaung kepada awak media di ruangannya, Kamis (3/10/2019).

Sebelumnya Erwin mengungkap ihwal pelarangan itu. Menurutnya masyarakat terus mengeluhkan bau menyengat yang berasal dari PT Toba Surimi.

“Asap perusahaan itu mengeluarkan bau menyengat yang dikhawatirkan berdampak pada kesehatan masyarakat, jadi kita meminta agar tidak beroperasi sementara,” katanya.

Laporan masyarakat itu kata Erwin kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi perusahaan tersebut kemarin Rabu (2/10/2019). Tidak saja menyoal bau busuk, tapi juga menyasar perizinan kedua perusahaan tersebut yang menurut Erwin bermasalah. Dia mengaku sudah menyurati perusahaan itu berkali-kali.

“Kita sudah berulangkali melayangkan surat ke PT Toba Surimi agar mengurus segala bentuk perizinan, tapi sampai sekarang belum diindahkan,” ucapnya.

Dia menyebut sejumlah izin yang belum dimiliki, di antaranya izin dokumen lingkungan, dan izin laporan penanaman modal. Kemudian izin pada masing-masing bidang kegiatan, yakni Fish Meal, Castorik, dan Tuna Loin.

“Toba Surimi hanya mengantongi izin Fish Meal, sementara izin yang lainnya belum ada,” tuturnya.

Menurut dia, dari dua perusahaan yang bermasalah itu, hanya ada satu perusahaan yang akan melakukan pengurusan izin, yakni PT Horizon dan masih dalam proses.

“Dalam artian saat ini izin yang dimiliki PT Horizon belum lengkap,” tegasnya.

Sementara itu Erwin mengatakan, kunjungan ke perusahaan tersebut juga dilakukan bersama sejumlah petugas polisi dari Polda Sumut. Menurutnya pemeriksaan sudah dilakukan dan telah membawa barang bukti.

“Dua bukti untuk diperiksa di Laboratorium, yakni produk air dan hasil jadi pengolahan,” kata Erwin.

Laporan: Oktaf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *