Sumut Mendapat Alokasi Anggaran Rp924,7 miliar Untuk Kegiatan Dekonsentrasi

oleh

Rakyatsumut.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Sabrina,  mengapresiasi kegiatan Penyerahan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kegiatan Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan Lingkup Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan (BAK) Tahun 2019 yang digelar di Sumut, tepatnya di Hotel Cambridge Medan, Jumat (8/2/2019).

“Sudah barang tentu, dipilihnya Medan sebagai ibukota Provinsi Sumatera Utara sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan ini, bagi kami merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan,” ujarnya.

Sabrina mempromosikan berbagai potensi wisata yang ada di Sumut, yang sangat indah, dan harus dikunjungi para peserta kegiatan. Seperti Danau Toba, Kepulauan Nias dan Bukit Lawang. “Selain itu, Sumut juga terkenal dengan berbagai macam kulinernya yang sangat enak, dan harus dirasakan oleh bapak dan ibu sekalian,” ajaknya.

Terkait kegiatan Penyerahan Juknis Kegiatan Dekonsentrasi dan Tugas Perbantuan yang dibuka oleh Dirjen Bina Adminitrasi Kewilayahan Kemendagri Drs Eko Subowo MBA tersebut, Sekdaprovsu berharap, kegiatan tersebut dapat menghasilkan berbagai pemikiran baru yang up to date.

“Yang mampu menjawab berbagai problematika yang dihadapi daerah, khususnya daerah provinsi di seluruh Indonesia, terkhusus provinsi Sumatera Utara,” sebutnya.

Sementara itu, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Eko Subowo dalam sambutannya mengharapkan kepada Pemda agar memastikan setiap penugasan dekonsentrasi dan tugas pembantuan kepada daerah disertakan dengan anggaran.

“Kepada Pemda, setiap ada tugas dekonsentrasi dan tugas pembantuan diserahkan kepada Pemda, harus dijamin dengan penganggarannya. Karena dekonsentrasi itu adalah tugas pusat, biayanya dari pusat, pelaksanaannya oleh wakil pemerintah pusat di daerah. Begitu juga dengan Tugas Pembantuan,” ujar Eko Subowo.

Disampaikannya, secara garis besar tentang pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan 4 tahun terakhir khusus Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, pelaksanaannya belum optimal namun bisa berjalan relatif baik. Pada 2018 untuk tugas dekonsentrasi, anggarannya hanya terserap sekitar 87,23 persen secara nasional. Sedangkan penyerapan anggaran kegiatan tugas pembantuan sekitar 97,3 persen.

Berdasarkan rencana program, kegiatan dan anggaran  dekonsentrasi dan tugas pembantuan lingkup Kemendagri, Provinsi Sumut mendapat alokasi anggaran Rp924,7 miliar. Anggaran tersebut antara lain untuk kegiatan penyelenggaraan hubungan pusat dan daerah, serta kerja sama daerah.

Laporan: Boy Andika Nasution

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *