Tetap Sehat dan Tetap Berkontribusi untuk JKN-KIS

oleh
Putra Simatupang, peserta BPJS JKN-KIS di Sibolga. Foto: istimewa

Rakyatsumut.com, Sejak awal terciptanya Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) memang mengutamakan prinsip gotong royong dalam penyelenggaraannya. Kontribusi dari seluruh rakyat memegang peranan yang sangat penting dalam keberlangsungan program ini.

Kesadaran masyarakat akan pentingnya kontribusi mereka dalam penyelenggaraan program ini merupakan hal yang fundamental agar program ini dapat terus berjalan.

Putra Simatupang (19) merupakan salah satu peserta JKN-KIS yang terdaftar pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas 2. Putra yang sehari-harinya bekerja sebagai pegawai swasta ini mengaku bangga bisa berkontribusi terhadap penyelenggaraan Program JKN-KIS.

“Setiap bulan gaji saya dipotong untuk iuran JKN-KIS, dan itu adalah bentuk kontribusi saya terhadap BPJS. Syukurnya saya belum pernah jatuh sakit, jadi belum pernah menggunakan kartu BPJS untuk berobat. Tapi tidak apa-apa, iuran saya tentu digunakan untuk membantu peserta-peserta BPJS lain yang membutuhkan pengobatan,” jelas Putra, Senin (30/12/2019).

Meskipun belum pernah jatuh sakit yang memerlukan perawatan di fasilitas kesehatan, Putra mengerti betapa mahalnya biaya yang diperlukan jika seseorang harus menjalani perawatan kesehatan apalagi jika mengalami penyakit yang cukup serius.

“Banyak orang di kampung-kampung yang tidak ada biaya dulu kalau mau berobat ke rumah sakit. Karena mereka tahu biaya berobat di rumah sakit itu mahal, jadi mereka tahan saja rasa sakit mereka karena tidak punya uang yang cukup. Untuk makan saja kadang susah,” jelas Putra.

Putra menjelaskan bahwa saat ini masyarakat sudah sangat terbantu bila terkena penyakit, karena sudah ada Program JKN-KIS yang menjamin seluruh biaya pelayanan kesehatan.

Putra juga menceritakan pengalamannya beberapa waktu lalu ketika mengunjungi rumah sakit. Ia melihat langsung ada petugas BPJS Kesehatan yang khusus ditempatkan di rumah sakit untuk memberikan informasi kepada peserta.

“Kemarin waktu saya mengantarkan kerabat saya berobat di rumah sakit, saya ada melihat petugas pakai rompi kuning dan ada lambang BPJS SATU!. Setelah saya hampiri ternyata itu petugas BPJS SATU! singkatan dari siap membantu, yang memberikan informasi kepada peserta-peserta yang ada di rumah sakit. Saya lihat kemarin banyak sekali pasien yang bertanya kepada petugas BPJS SATU! itu, kebetulan petugasnya ramah juga,” ujar Putra.

Putra berharap BPJS Kesehatan dapat menciptakan berbagai macam inovasi-inovasi hebat lainnya yang dapat memberikan dampak positif bagi para peserta demi keberlangsungan Program JKN-KIS.

Laporan: Boy Andika/ rilis Humas BPJS Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *