Tidak Pernah Dipersulit BPJS, Zul: Semoga Tetap Ada

oleh
Zulkarnaen Batubara. Foto: istimewa

Rakyasumut.com, Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memang belumlah sempurna. Namun berbagai perbaikan dan penyempurnaan tetap terus dilakukan oleh BPJS Kesehatan agar pelayanan yang diterima oleh para peserta program ini merupakan pelayanan yang terbaik.

Zulkarnaen Batubara, salah satu peserta JKN-KIS yang pernah menggunakan kartu JKN-KIS. Ia merupakan seorang peserta JKN-KIS yang tinggal di Jalan Tenggiri Kota Sibolga. Pria yang akrab disapa Zul ini sehari-harinya bekerja sebagai pegawai swasta di Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Pria berusia 37 tahun ini terdaftar sebagai peserta JKN-KIS pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) pada kelas 2. Zul mengatakan bahwa ia telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sejak tahun 2016, ketika ia mulai bekerja. Zul menceritakan berbagai pengalamannya ketika mendapatkan pelayanan di rumah sakit ketika memanfaatkan kartu JKN-KIS.

“Banyak pengalaman yang saya lalui ketika menggunakan kartu BPJS ini. Tapi yang paling saya ingat adalah ketika saya menggunakan BPJS ketika istri saya akan melahirkan. Kebetulan pada saat itu dalam proses melahirkan anak saya, istri saya diharuskan menjalani operasi sectio. Pada saat itulah saya sadar betapa bermanfaatnya program BPJS ini,” tutur Zul.

“Saya mendengar dari beberapa kenalan saya bahwa biaya untuk melakukan operasi sectio itu cukup besar. Kalau saja saya tidak terdaftar sebagai peserta tentu saya sudah harus merogoh biaya dari dompet saya sendiri untuk membiayai operasi tersebut,” jelas Zul.

Tidak hanya itu, Zul juga menyampaikan bahwa ia juga pernah menggunakan kartu JKN-KIS dikala sang anak diharuskan menjalani rawat inap akibat terkena gejala typus. Zul menyampaikan bahwa pelayanan yang ia terima tidak mengecewakan sama sekali. Ia merasakan pelayanan yang baik terhadap anggota keluarga yang dirawat pada saat menggunakan kartu JKN-KIS.

Zul menjelaskan bahwa berdasarkan pengalamannya saat menggunakan BPJS inilah ia menjadi tahu bahwa tidak ada yang sulit dalam menggunakan kartu JKN-KIS. Ia menyampaikan bahwa proses administrasi yang harus dipenuhi tidak ribet dan cepat, serta pasien cepat ditangani oleh petugas di fasilitas kesehatan.

“Semoga program mulia ini agar terus berjalan dan tetap dilakukan penyempurnaan sehingga pelayanan terhadap masyarakat dapat menjadi lebih baik lagi,” jelas Zul menyampaikan harapannya terhadap keberlangsungan program JKN-KIS.

Laporan: Boy Andika/ rilis Humas BPJS Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *